Medan, 3 Mei 2026 – Gelaran akbar Dawah Festival (ADFEST) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan tahun 2026 yang dipusatkan di Kampus I UINSU Sitomo resmi dibuka. Perhelatan strategis ini dibuka secara formal oleh Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. Prosesi peresmian ditandai dengan pemukulan instrumen musik tradisional Gordang Sambilan secara kolaboratif di atas panggung utama. Momentum seremonial ini disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan universitas, fungsionaris fakultas, dosen, guru pendamping, serta ratusan siswa/i tingkat SMA/MA sederajat yang memadati lokasi pelaksanaan acara.
ADFEST UINSU 2026 dirancang sebagai respon aktif institusi dalam memfasilitasi ruang aktualisasi diri bagi generasi muda melalui berbagai rangkaian kompetisi akademik dan non-akademik serta pameran edukasi. Implementasi kegiatan ini mayoritas ditargetkan bagi pelajar tingkat menengah atas dengan proyeksi ganda: sebagai wadah penajaman potensi minat-bakat sekaligus instrumen pengenalan lingkungan sosiokultural kampus UINSU secara langsung dan komprehensif.



Di tengah dinamisnya atmosfer pameran, Stan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) berhasil menarik atensi publik secara signifikan. FDK mengonseptualisasikan stan pameran dengan mengintegrasikan fasilitas photobooth interaktif yang bernilai estetis tinggi. Pendekatan visual dan spasial yang adaptif ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung usia remaja, yang cenderung merespon positif media komunikasi visual modern.
Eksistensi stan FDK tersebut dinilai semakin strategis saat Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi pameran. Didampingi oleh fungsionaris fakultas, Rektor melakukan monitoring kesiapan teknis stan, berdialog langsung dengan para dosen serta mahasiswa yang bertugas, sekaligus memberikan arahan strategis terkait pentingnya inovasi dalam syiar akademik. Beliau memberikan apresiasi terhadap langkah taktis FDK yang dinilai jeli memanfaatkan tren media kontemporer sebagai sarana sosialisasi program studi yang segar, representatif, dan relevan bagi karakteristik Gen Z.
Lebih dari sekadar peninjauan formal, kunjungan ini juga merefleksikan kedekatan emosional antar-elemen civitas akademika. Rektor bersama jajaran pimpinan dan dosen FDK turut berpartisipasi aktif memanfaatkan fasilitas photobooth tersebut dengan menggunakan berbagai properti edukatif-persuasif yang ekspresif. Interaksi ini mempertegas corak kepemimpinan humanis dan keterbukaan institusi terhadap metode komunikasi berbasis rekreasional-edukatif.
Merespon keberhasilan taktis ini, Pengelola Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) FDK UINSU Medan menyatakan bahwa kehadiran ruang pameran interaktif seperti ini merupakan bagian dari implementasi strategi pencitraan institusi (institutional branding). Melalui pendekatan yang bersifat persuasif dan partisipatif, stan ini diharapkan mampu mentransformasikan ketertarikan visual para siswa/i SMA/MA sederajat menjadi preferensi akademik yang solid untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi. Khususnya, guna membangun minat calon mahasiswa baru terhadap Program Studi BPI sebagai pusat kajian bimbingan, konseling, dan penyuluhan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
