Bimbingan Penyuluhan Islam – Pemberdayaan ibu memiliki peran krusial dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan sejahtera. Talkshow TVRI bertajuk “Ibu Berdaya, Ibu Bahagia”, yang tersedia di YouTube (Tautan Video) pada peringatan Hari Ibu Nasional pada 25 November 2024. Talkshow ini membahas ibu yang berdaya dapat meningkatkan kesejahteraan emosional dan psikologis dalam keluarga. Artikel ini menganalisis topik yang dibahas dalam talkshow tersebut dari perspektif konseling keluarga dan menyoroti pentingnya dukungan sosial bagi ibu untuk mencapai kebahagiaan dalam menjalankan perannya.

Ibu merupakan tokoh sentral dalam keluarga yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan anak dan keharmonisan rumah tangga. Namun, tantangan yang dihadapi ibu dalam kehidupan modern semakin kompleks, mencakup aspek ekonomi, sosial, dan psikologis. Oleh karena itu, pemberdayaan ibu menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Talkshow TVRI “Ibu Berdaya, Ibu Bahagia” menghadirkan diskusi mendalam tentang bagaimana ibu dapat diberdayakan sehingga dapat menjalankan perannya dengan lebih optimal.
Melalui artikel ini, Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam ingin berkontribusi dalam menyebarkan wawasan tentang pentingnya konseling keluarga dalam mendukung pemberdayaan ibu, sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan penguatan keilmuan di bidang Konseling Keluarga.
Para narasumber menekankan bahwa pemberdayaan ibu tidak hanya terbatas pada aspek ekonomi, tetapi juga mencakup aspek pendidikan, sosial, dan psikologis. Ketika seorang ibu memiliki akses terhadap pendidikan yang baik serta dukungan sosial yang memadai, ia lebih mampu memberikan lingkungan yang positif bagi keluarganya.
Pendekatan konseling keluarga sangat penting dalam membantu ibu mengatasi tantangan emosional dan psikologis yang mereka hadapi. Narasumber dalam talkshow ini menggarisbawahi bahwa ibu yang memiliki akses terhadap konseling lebih mampu mengelola stres, meningkatkan komunikasi dalam keluarga, serta menciptakan hubungan yang sehat dengan pasangan dan anak-anak.
Dari perspektif akademik, hasil diskusi dalam talkshow ini relevan dengan pengembangan program pendidikan keluarga dan kebijakan sosial yang mendukung kesejahteraan perempuan. Perguruan tinggi, termasuk Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam, dapat mengambil peran dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya pemberdayaan ibu serta menyediakan wadah untuk penguatan kapasitas perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.
Talkshow “Ibu Berdaya, Ibu Bahagia” memberikan wawasan mendalam bahwa pemberdayaan ibu tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada keharmonisan keluarga secara keseluruhan. Melalui perspektif konseling keluarga, dapat disimpulkan bahwa ibu yang mendapatkan dukungan sosial dan emosional memiliki kesejahteraan mental yang lebih baik, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap anak dan pasangan.
Sebagai institusi pendidikan, Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam terus berkomitmen dalam mendukung upaya pemberdayaan perempuan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Program Studi dalam penguatan aspek akademik dan sosial dalam rangka mendukung akreditasi serta peningkatan kualitas keilmuan di bidang Konseling Keluarga
