Medan, 30 Juni 2026 – Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik dan tata kelola lembaga. Sebagai langkah nyata mewujudkan visi tersebut, jajaran pimpinan dan dosen Prodi BPI FDK UINSU melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka benchmarking ke Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Selasa, 30 Juni 2026.
Rombongan dari UINSU Medan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi BPI, Dr. Kamalia, M.Hum., didampingi oleh Sekretaris Jurusan, Muhammad Putra Dinata Saragi, M.Pd., serta sejumlah dosen senior di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Kehadiran delegasi asal Medan ini disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran pimpinan, senat fakultas, serta para pengelola program studi di FDK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan benchmarking ini dirancang sebagai forum diskusi dan pertukaran informasi strategis yang mendalam. Fokus utama pembahasan meliputi standardisasi mutu kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), manajemen laboratorium konseling, optimalisasi jurnal ilmiah prodi, hingga strategi peningkatan serapan lulusan di dunia kerja. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dipilih sebagai lokus kunjungan karena dinilai memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam pengelolaan akademik di tingkat nasional serta reputasi internasional yang kuat.
Dalam sesi pemaparan dan diskusi, Ketua Prodi BPI FDK UINSU Medan, Dr. Kamalia, M.Hum., menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari akselerasi strategis prodi. “Kami hadir di UIN Sunan Kalijaga untuk menyerap berbagai praktik terbaik (best practices) yang telah berhasil diterapkan di sini. Evaluasi terhadap kurikulum dan tata pamong perlu dilakukan secara berkala agar relevan dengan kebutuhan zaman, khususnya dalam mencetak tenaga penyuluh dan konselor Islam yang adaptif terhadap era digital,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jurusan BPI UINSU, Muhammad Putra Dinata Saragi, M.Pd., menambahkan bahwa hasil dari studi banding ini akan segera ditindaklanjuti melalui rapat kerja internal prodi. “Banyak poin penting yang kami dapatkan, terutama mengenai integrasi teknologi dalam praktikum bimbingan konseling Islam serta manajemen publikasi ilmiah mahasiswa. Kami akan merumuskan formula yang tepat untuk mengimplementasikan poin-poin tersebut di BPI UINSU Medan,” jelasnya.
Pertemuan yang berlangsung produktif ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif antar-dosen mengenai metode pembelajaran inovatif dan peluang kolaborasi riset kolaboratif lintas-kampus. Sebagai simbol penguat hubungan kelembagaan antarkedua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini, acara diselingi dengan prosesi penyerahan cendera mata khas dari masing-masing universitas.
Kunjungan kerja yang berlangsung hingga sore hari tersebut ditutup dengan peninjauan fasilitas akademik secara langsung serta sesi foto bersama di depan monumen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Melalui sinergi ini, Prodi BPI FDK UINSU Medan optimis dapat terus memantapkan langkahnya dalam mempertahankan dan meningkatkan raihan akreditasi institusi menuju capaian yang “Unggul”.
