SEJARAH FAKULTAS

SEJARAH FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

 

Sejarah Fakultas Dakwah IAIN SU tentu tidak dapat dipisahkan dari sejarah IAIN SU itu sendiri. Sebab, Fakultas Dakwah merupakan fakultas “Termuda” dari fakultas yang ada di lingkungan IAIN Sumatera Utara. Secara resmi Fakultas Dakwah baru memulai perkuliahan pada tahun akademik 1983/1984 yang sebelumnya dakwah hanya  merupakan jurusan di Fakultas Ushuluddin.

Latar Belakang pembukaan Fakultas Dakwah dimulai kerjasama dengan Pemerintah Daerah, tokoh ulama dan masyarakat di Sumatera Utara hingga akhirnya keinginan tersebut di dukung  oleh Ketua dan Anggota Dewan Kurator/Penyantun IAIN Sumatera Utara. Pembukaan Fakultas Dakwah ini setidaknya didasarkan pada beberappa pertimbangan.

  1. Pengembangan IAIN Sumatera Utara, yang pada saat diesmikan 10 November 1973 baru memiliki 3 (tiga) fakultas, sedangkan IAIN sejatinya mempunyai 5 (lima) fakultas, yaitu Tarbiyah, Syariah, Ushuluddin, Adab dan Dakwah.
  2. Besarnya keinginan dari calon mahasiswa IAIN Sumatera Utara sehingga fakultas-fakultas yang ada tidak lagi dapat menampung jumlah mahasiswa yang terus meningkat setiap tahunnya.
  3. Upaya mewujudkan pelaksanaan dakwah di Sumatera Utara yang secara terorganisir, terkoordinir, terarah dan terpadu yang diharapkan dapat menunjang usaha pembangunan.
  4. Heterogenitas masyarakat Sumatera Utara
  5. Adanya rencana Departemen Agama (sekarang Kementerian Agama) untuk mengembangkan fakultas-fakultas yang ada di IAIN.
  6. Sarana dan fasilitas untuk membuka Fakultas Dakwah di IAIN Sumatera Utara telah memungkinkan.

Dalam rapat Dewan Kurator/Panyantun IAIN Sumatera Utara yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Kurator/Penyantun/Gubernur KDH Tk. I Sumatera Utara pada Hari Senin 22 November 1982 bertempat di keputusan bahwa pada tahun 1983/1984 IAIN Sumatera Utara telah membuka Fakultas Dakwah. Untuk merealisasikan keputusan tersebut, Gubernur KDH Tk. I Sumatera Utara selaku Ketua Dewan Kurator/ Penyantun telah menyampaikan usul kepada Menteri Agama RI di Jakarta tentang rencna pembukaan Fakultas Dakwah dengan surat Tanggal 10 Desember 1982 No.2864/SU/D-1/1982.

Untuk mempertegas keinginan pembukan Fakultas Dakwah ini selanjutnya Rektor IAIN Sumatera Utara juga telah membicarakan masalah tersebut dengan Direktur Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam, Departemen Agama di Jakarta. Hasil pembicaraan dengan Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam yang memiliki Nota Kepala Rektor Tanggal 18 Februari 1983 berisikan usul pembukaan Fakultas Dakwah IAIN Sumatera Utara pada dasarnya disetujui dan dapat dambil langkah oleh Rektor untuk merealisasikanmnya.

Berdasarkan Nota persetujuan tersebut, Gubernur Sumatera Utara memohon Kepada Menteri Agma melalui Surat No. 421 :4/12591 tanggal  5 Mei 1983 agar menyetujui Fakultas Dakwah dengan susunan panitia yang dibentuk.

Dalam memenuhi permintaan masyarakat dan Pemerintah Daerah Tk. I Sumatera Utara berdasarkan surat Gubernur KDH Tk. I Sumatera Utara tersebut maka Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam atas nama Menteri Agama RI, mengeluarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Tanggal 4 Juni 1983 No Kep/E/PP.OO.0/17083 yang isi keputusannya antara lain :

  • Pertama           : Sambil menunggu Surat Keputusan Menteri Agama tentang pembukaan Fakultas Dakwah IAIN Sumatera Utara Medan, membuka Fakultas Dakwah IAIN Suumatera Utara di Medan
  • Kedua             : Pelaksana dan penyelenggara Fakultas Dakwah untuk sementara dikoordinir oleh Rektor IAIN Sumatera Utara sebagai Pj Dekan Fakultas tersebut.
  • Ketiga             : Biaya-biaya sebagai akibat dari pelaksanaan keputusan ini sementara dalam koordinasi IAIN Sumatera Utara.

Berdasarkan surat keputusan tersebut maka Rektor IAIN Sumatera Utara mengambil langkah kebijakan dalam usaha merealisasikannya sebagai berikut

  1. Mensosialisasikan rencana pembukaan Fakultas Dakwah IAIN Sumatera Utara melalui media massa dan bulettin yang dikirim ke Sekolah Menengah Atas terutama yang berada di lingkungan Departemen Agama se-Privnsi Sumatera Utara
  2. Membentuk panitia penerimaan mahasiswa yang mulai bekerja dari Tanggal 24 Mei s/d 1 Agustus 1983
  3. Menyiapkan sarana sertapersonil untuk terselenggaranya kegiatan Fakultas Dakwah
  4. Pelaksanaa ujian masuk Fakultas Dakwh disatukan dengan ujian masuk fakultas-fakultas yang ada di lingkungan IAIN Sumatera Utara. Fakultas Dakwah mengembangkan Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Masyarakat (BPM) dan Jurusan Penerangan dan Penyiaran Agama Islam (PPAI)
  5. Hasil ujian masuk yang diumumkan oleh panitia untuk Fakultas Dakwah dinyatakan lulu 101 orang, sedangkan yang melakukan registrasi ulang pada fakultas sebangak 96 orang, diantaranya 1 orang warga negara Malaysia.
  6. Kuliah semester I (semester ganjil) dimulai pada Tanggal 18 Agustus 1983 yang sebelumnya dilakukan Pekan Ta’aruf.
  7. Staf pengajar diambil dari lingkungan IAIN Sumatera Utara dan dari luar seperti USU, IKIP, Deppen Sumatera Utara, TVRI, RRI dan persurat kabaran.

Pada awal berdiri, tujuan Fakultas Dakwah IAIN Sumatera Utara, adalah menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik yang profesional dapat menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional dalam bidang kedakwahan yang mengacu pada P No 30 Tahun 1990. Untuk ini, Fakultas Dakwah berusaha mengadakan pembinaan dan pengembangan dalam berbagai bidang, yaitu manajemen dan administrasi, akademis, serta kemahasiswaan dan alumni.

Sesuai dengan surat keputusan Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam No Kep/E/PP.00.9/170/83 Tanggal 4 Juni 1983, maka Rektor IAIN Sumatera Utara, Drs. H. Hasbi AR ditunjuk sebagai Pejabat Dekan Fakultas Dakwah Iain Sumatera Utara. Kemudian, Rektor IAIN Sumatera Utara melalui Surat Keputusan No 058/SU/SK/B.V/1983 Tanggal 29 Juli 1983 menunjuk Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil Dekan.